Supermoon Menyinari Langit Dua Kali di Bulan Agustus

Parlemenesia – Bulan Agustus ini terjadi fenomena bulan purnama super atau dikenal sebagai Supermoon. Fenomena ini diprediksi muncul dua kali, awal dan akhir bulan.

Supermoon merupakan fenomena saat bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perigeum). Hal itu membuat bulan kelihatan lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

Read More

Tapi ternyata fenomena langit ini punya dampak, khususnya bagi warga pesisir pantai. Apa saja? Berikut rangkumannya:

1. Pasang Surut Air Laut

Saat supermoon berada pada perigeum, gravitasinya lebih kuat. Sebab jaraknya yang lebih dekat dengan bumi sehingga menyebabkan gelombang pasang laut meninggi dari biasanya. Efek lainnya dapat memengaruhi garis pantai di beberapa wilayah.

2. Psikologis

Konon, Supermoon dapat berpengaruh pada suasana hati dan perilaku manusia. Orang akan merasa lebih terangsang dan bertenaga selama periode ini. Walau sebetulnya, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal ini.

3. Malam Bermandikan Cahaya

Cahaya tambahan dari Supermoon dapat mengurangi visibilitas bintang-bintang dan planet-planet. Sehingga malam seperti bermandikan cahaya dan menjadi pemandangan indah bagi beberapa orang.

4. Catatan Indah bagi Astronomi

Supermoon juga menjadi bahan pencermatan dan penelitian bagi pecinta astronomi. Karena cahayanya yang sangat terang, maka akan terlihat fitur-fitur permukaan bulan. Kendati untuk melihatnya lebih jelas, diperlukan teleskop atau peralatan pengamatan lain yang memadai.

5. Lingkungan Terbatas

Selanjutnya, dampak lainnya yakni terhadap lingkungan. Fenomena Supermoon disebut bisa memengaruhi peristiwa geologis dan meteorologi. Namun hingga saat ini, masih dalam taraf penelitian dan belum ada bukti ilmiah yang kuat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *